Wall Street Alami Rebound, Bursa Eropa Terus Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street mengalami rebound pada Rabu (23/1/2019) berkat positifnya laporan perolehan laba beberapa perusahaan yang menutupi kekhawatiran para investor terhadap tensi perdagangan dan berlarutnya government shutdown di Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, menguat 171,14 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 24.575,62. Indeks S&P 500 meningkat 5,80 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 2.638,70. Indeks komposit Nasdaq bergerak naik 5,41 poin menjadi 7.025,77.

Indeks Dow Jones terdongkrak peningkatan saham IBM, P&G, dan UT, yang masing-masing melambung 8,5 persen, 4,9 persen, dan 5,4 persen berkat positifnya laporan perolehan laba. Dari 11 sektor utama S&P 500, hanya sektor energi dan material yang melemah.  

Indeks komposit Nasdaq berakhir di teritori positif setelah anjloknya saham Facebook dibarengi penguatan saham sektor teknologi lainnya, seperti saham Microsoft dan Alphabet yang merupakan perusahaan induk Google.

Saham Tesla Ince anjlok 3,8 persen setelah perusahaan produsen mobil elektrik tersebut menyatakan akan mengurangi production hours pembuatan mobil elektrik Model S dan Model X. Sebelumnya Tesla telah mengumumkan rencana pengurangan karyawan.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange stabil, dengan harga emas untuk pengiriman Februari 2019 tetap berada di harga US$1.283,40 per ons. Nilai tukar dolar AS melemah dengan indeks dolar AS turun 0,2 persen menjadi 96,127.

Bursa saham Eropa meneruskan pelemahan pelemahan dari awal pekan, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,1 persen pada Rabu setelah sempat bergerak di antara teritori positif dan negatif sepanjang perdagangan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 58,51 poin, atau sekitar 0,85 persen, menjadi 6.842,88. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 18,57 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 11.071,54.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melonjak 91,30 poin, atau sekitar 1,01 persen, menjadi 9.128,80. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 7,15 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 4.840,38.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,9 persen terhadap dolar AS, menjadi US$1,3079 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,8 persen menjadi 1,1450 euro per pound yang merupakan nilai tukar tertinggi sejak 14 November 2018.