Indeks Nikkei Turun 0,20 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, turun 40,48 poin, atau sekitar 0,20 persen, pada Kamis (17/1/2019), menjadi 20.402,27. Sebaliknya dari indeks Nikkei, indeks Topix mengalami penguatan 0,35 persen menjadi 1.543,20.

Seperti dilansir Reuters, indeks Nikkei awalnya sempat menguat 0,7 persen mencapai 20.571,75, mendekati level tertinggi dalam empat pekan terakhir.

Namun kemudian angka indeks mengalami penurunan usai aksi ambil untung yang dilakukan para investor.

Indeks Topix menguat dipicu spekulasi bahwa pertemuan penentuan kebijakan moneter Bank of Japan yang berlangsung pekan depan akan membuat berubahnya komposisi pembelian ETF (Exchange-Traded Fund), menjadi lebih mengutamakan Topix daripada Nikkei.

Penguatan saham sektor perbankan di Wall Street memicu penguatan saham sektor keuangan di Bursa Tokyo.

Saham Sumitomo Mitsui Financial Group, Mitsubishi UFJ Financial Group, dan Shinsei Bank masing-masing meningkat 0,9 persen, 0,8 persen, dan 1 persen.

Saham Nomura Holdings dan Daiwa Securities Group masing-masing melambung 4 persen dan 1,2 persen. Indeks subsektor perbankan dan sekuritas Nikkei masing-masing naik 0,8 persen dan 2,8 persen.

Indeks subsektor besi dan baja meningkat 1 persen berkat lonjakan harga bijih besi. Saham Kobe Steel dan Nippon Steel & Sumitomo Metal masing-masing melonjak 2 persen dan 1,2 persen.

Di sisi lain, saham sektor otomotif mixed setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebutkan seorang senator Partai Republik hendak menjalankan rencana pengenaan tarif terhadap kendaraan impor.

Saham Toyota Motor Corporation dan Honda Motor Company masing-masing turun 0,8 persen dan 0,1 persen. Saham Nissan Motor Company naik 0,1 persen.

Nilai tukar dolar AS terhadap yen berada di kisaran 109 yen per dolar AS.