Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Terus Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Rabu (5/9/2018) dengan indeks komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun lebih dari 1 persen terpengaruh pelemahan sektor teknologi.

Seperti dilansir Reuters, indeks komposit Nasdaq anjlok 96,07 poin, atau sekitar 1,19 persen, menjadi 7.995,17. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 22,51 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 25.974,99. Indeks S&P 500 turun 8,12 poin, atau sekitar 0,28 persen, menjadi 2.888,6.

Saham Twitter dan Facebook masing-masing anjlok 6,1 persen dan 2,3 persen setelah Departemen Kehakiman AS menyebutkan akan bertemu dengan Jaksa Agung AS untuk membahas pengaruh buruk dan pembatasan yang mungkin dilakukan terhadap media sosial.

Saham perusahaan lainnya yang juga terdaftar di indeks komposit Nasdaq melemah secara signifikan, dengan saham Alphabet Inc, Snap Inc, Microsoft Corporation, Amazon.com, Inc, dan Netflix Inc masing-masing turun 1,01 persen, 4,53 persen, 2,88 persen, 2,19 persen, dan 6,17 persen.

Sektor energi melemah setelah harga minyak dunia merosot. Saham Halliburton Company, Schlumberger NV, dan Baker Hughes masing-masing anjlok 6 persen, 1,5 persen, dan 2,2 persen.

Saham JD.com Inc anjlok 10,6 persen pada Rabu, penurunan tajam untuk sesi kedua beruntun, setelah pihak kepolisian merilis laporan informasi publik yang menyebutkan bahwa pendiri sekaligus CEO JD.com Richard Liu telah ditangkap di Minneapolis pekan lalu dengan tuduhan melakukan serangan seksual. Liu menyatakan dirinya tidak bersalah dan sudah dibebaskan dari penahanan.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2018 naik US$2,2, atau sekitar 0,18 persen, menjadi US$1.201,3 per ons. Indeks dolar AS turun 0,25 persen menjadi 95,17.

Bursa saham Eropa terus diliputi sentimen negatif seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap tensi perdagangan global dan pelemahan mata uang negara-negara emerging market. Indeks STOXX 600 Eropa anjlok 1,1 persen pada Rabu mencapai angka terendah dalam dua bulan terakhir.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 74,58 poin, atau sekitar 1 persen, menjadi 7.383,28. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, anjlok 169,75 poin, atau sekitar 1,39 persen, menjadi 12.040,46.

Indeks Ibex 35 di Bourse de Madrid, Spanyol, turun 75 poin, atau sekitar 0,80 persen, menjadi 9.301,30. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melemah 82,47 poin, atau sekitar 1,54 persen, menjadi 5.260,22.

Nilai tukar pound menguat 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2905 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,5 persen menjadi 1,1154 euro per pound.