Bank Sentral Turki Tingkatkan Suku Bunga Menjadi 24 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Nilai tukar lira menguat terhadap dolar Amerika Serikat setelah bank sentral Turki meningkatkan suku bunga menjadi 24 persen pada Kamis (13/9/2018), tingkat suku bunga tertinggi dalam 15 tahun masa pemerintahan Presiden Turki Tayyip Erdogan. 

Seperti dilansir BBC News, meski peningkatan suku bunga sebesar 6,25 persen membuat nilai tukar lira menguat 2,91 persen menjadi 6,143 lira per dolar AS, namun tetap saja nilai tukar lira telah melemah 38 persen terhadap dolar AS sejak awal tahun ini.

Untuk mendukung penguatan nilai tukar lira terhadap dolar AS, pemerintah Turki pada Kamis menetapkan kebijakan pelarangan penggunaan mata uang asing dalam transaksi di sektor properti.

Kondisi di Turki memburuk bulan lalu, dengan tingkat inflasi mencapai 18 persen yang merupakan tingkat inflasi tertinggi sejak 2003.

Hubungan diplomatik yang tidak baik dengan AS dan kekhawatiran akan pengaruh Erdogan terhadap kebijakan moneter merontokkan tingkat kepercayaan investor terhadap Turki. Juli lalu, Erdogan memilih menantunya, Berat Albayrak, sebagai Menteri Keuangan Turki.

Untuk memulihkan perekonomian, menurut para analis, Turki juga harus menyelesaikan masalah dengan AS dan menstabilkan belanja konsumen maupun belanja negara untuk proyek infrastruktur.