ANALIS MARKET (14/9/2018) : IHSG Berpeluang Rebound

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  Riset harian FAC Sekuritas Indonesia menyebutkan, melanjutkan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (14/9/2018), indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak bervariasi, namun berpeluang melanjutkan rebound dengan dukungan penguatan rupiah terhadap dolar AS dan redahnya resiko capital outflow.

Dari kawasan Asia, pasar akan mecermati data ekonomi China yang rilis akhir pekan ini yakni penjualan ritel Agustus 2018 yang diperkirakan tumbuh 8,8% sama dengan bulan sebelumnya dan data industrial production Agustus 2018 yang diperkirakan tumbuh 6,2% (yoy) lebih tinggi dari Juli 2018 sebesar 6% (yoy).

Sementara Wall Street tadi malam (13/9), berhasil melanjutkan penguatannya ditopang rebound saham teknologi dan kenaikan saham sektor kesehatan.

Indeks Nasdaq berhasil rebound 0,75% di 8013,71. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,57% dan 0,53% di 26145,99 dan 2904,18. Dolar AS tadi malam melemah setelah data inflasi AS Agustus lalu menunjukkan tekanan inflasi lebih rendah dari perkiraan, yakni di 0,2% (mom) dan 2,7% (yoy) di bawah perkiraan masing-masing 0,3% (mom) dan 2,8% (yoy).

Sedangkan harga minyak mentah tadi malam terkoreksi 2,5% di USD68,59/barel setelah pasar mengkhawatirkan turunnya permintaan akibat krisisi keuangan di emerging countries dan tensi perang dagang AS dengan China.

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 5830 hingga 5910 dan cenderung menguat,” sebut analis FAC Sekuritas dalam laporan riset yang dirilis Jumat (14/9/2018).