BEI, KSEI dan KPEI Urunan Rp25 Miliar Dirikan Perusahaan Teknologi Informasi

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) akan membentuk anak perusahaan teknologi informasi. Anak usaha itu akan mendukung Perusahaan Efek Daerah dan Anggota Bursa (AB) yang belum memilki system perdagangan online.

Direktur Pengembangan BEI, Fawzi Hasan mengatakan, pada tahap awal tiga SRO (Self Regulatory Organitation) tersebut akan menggelontorkan dana Rp75 miliar sebagai modal dasar.

“Tahap awal modal disetor Rp75 miliar dan sahamnya akan dimiliki BEI, KSEI dan KPEI masing masing 1/3,” kata Hasan di Jakarta, Kamis (09/8/2018).

Ia menjelaskan, perusahaan Teknologi Informasi tersebut didirikan untuk mendukung rencana pembukaan ijin perusahaan efek daerah.

“Nantinya, Perusahaan Efek Daerah dapat menggunakan fasilitas perusahaan teknologi informasi itu,” kata dia.

Selain itu, jelas dia, bagi AB yang belum menyediakan wahana perdagangan digital juga dapat memanfaatkan produk dari perusahaan teknologi informasi tersebut.

“Kami harap perusahan Teknologi Informasi dapat berdiri akhir tahun ini,” harap dia.