Wall Street Terus Menguat, Bursa Eropa Rebound

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street terus menguat pada Selasa (7/8/2018) terpengaruh positifnya laporan keuangan berbagai emiten dan data ekonomi Amerika Serikat yang terbaru.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, naik 126,73 poin, atau sekitar 0,50 persen, menjadi 25.628,91. Indeks S&P 500 meningkat 8,05 poin, atau sekitar 0,28 persen, menjadi 2.858,45. Indeks komposit Nasdaq menguat 23,99 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 7.883,66.

Laba kuartal II 2018 emiten Wall Street diperkirakan meningkat 23,5 persen dari periode yang sama tahun lalu. Dari 500 emiten S&P 500 yang telah merilis laporan keuangan sampai 3 Agustus, 78,6 persen melaporkan perolehan laba yang melampaui ekspektasi.

Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS pada Selasa merilis laporan yang menyebutkan jumlah lowongan pekerjaan pada hari kerja terakhir Juni lalu mencapai 6,7 juta, melampaui ekspektasi. Jumlah perekrutan mencapai 5,7 juta, sedangkan pemecatan mencapai 5,5 juta.

Indeks volatilitas CBOE yang merupakan indikator tingkat kekhawatiran di pasar modal turun 10,52, mencapai level terendah sejak 16 Januari lalu.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2018 naik 60 sen menjadi US$1.218,3 per ons. Indeks dolar AS turun 0,15 persen menjadi 95,217.

Bursa saham Eropa mengalami rebound pada Selasa terdongkrak peningkatan harga minyak dunia. Indeks STOXX 600 Eropa meningkat 0,56 persen menjadi 390,83. Sejauh ini pada 2018, indeks STOXX 600 Eropa naik 0,42 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 54,70 poin, atau sekitar 0,71 persen, menjadi 7.718,48. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 49,98 poin, atau sekitar 0,40 persen, menjadi 12.648,19.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 50,10 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 9.772,80. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, menanjak 44,14 poin, atau sekitar 0,81 persen, menjadi 5.521,31.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,2946 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound turun 0,4 persen menjadi 1,1158 euro per pound yang merupakan nilai tukar terendah sejak Maret lalu.