Penjelasan Belum Kuat, BEI Perpanjang Suspend TCPI

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai, penjelasan keterbukaan informasi dari PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) belum memadai dan memiliki landasan fundamental. Sehiingga suspend terhadap TCPI diperpanjang sampai emiten tersebut memberi penjelasan yang cukup kuat.

Hal itu disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI, IGD Nyoman Yetna di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

“Di bursa ada pengawasan transaksi yang dapat menangkap unusual market, dan apakah pergerakannya didukung fundamental dan informasi, kalaupun sudah menyampaikan tapi suspend belum dibuka, maka kami lihat (alasan) belum cukup,” jelas dia.

Untuk diketahui, TCPI kembali dihentikan sementara perdagangan (suspend) saham. Penghentian itu dikarenakan harga saham emiten pelayaran batu bara ini, mengalami kenaikan sangat tajam.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan menjelaskan, status suspend itu berlaku pada pasar regular dan pasar tunai sejak sesi I perdagangan tanggal 7 Agustus 2018.

“Status ini berlaku sampai dengan pengumuman BEI berikutnya,” jelas Lidia, dalam keterangan resmi, Selasa (7/8/2018) kemarin.

Dalam keterangan resmi tersebut, Lidia juga menghimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.

Asal tahu saja, saham emiten pelayaran itu melonjak sejak tercatat di papan perdagangan BEI pada tanggal 6 Juli 2018. Dari pantauan Pasardana.id, TCPI dibuka naik 69% ke level 234,

Tren kenaikan itu berlanjut hingga menyentuh level 4.330 pada hari Senin (06/8) kemarin atau naik 1.750,4% dalam 23 hari perdagangan bursa.

Adapun dalam keterbukaan informasi, TCPI menjelaskan belum mengetahui adanya informasi material yang dapat mempengaruhi nilai saham. Tapi perseroan menyampaikan rencana untuk melakukan aksi korporasi. Sedangkan untuk lebih jelasnya terkait rencana tersebut, akan disampaikan sesuai dengan peraturan BEI.