Wall Street dan Bursa Eropa Alami Penguatan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Jumat (3/8/2018) setelah para investor menepikan mencuatnya tensi perdagangan global dan lemahnya pertumbuhan pekerjaan di Amerika Serikat pada bulan Juli dengan lebih berfokus terhadap positifnya laporan keuangan terbaru berbagai emiten.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, naik 136,42 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 25.462,58. Indeks S&P 500 menguat 13,13 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 2.840,35. Indeks komposit Nasdaq meningkat 9,33 poin, atau sekitar 0,12 persen, menjadi 7.812,02.

Dalam sepekan terakhir, indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq masing-masing naik 0,8 persen dan 1 persen, sedangkan indeks Dow Jones tak mengalami perubahan. Indeks S&P 500 mencatatkan peningkatan mingguan kelima beruntun.

Pemerintah Tiongkok mengungkap rencana pengenaan tarif baru terhadap 5.207 jenis produk yang diimpor dari AS, termasuk gas alam dan pesawat terbang. Rencana pengenaan tarif baru tersebut menjadi aksi balasan terhadap rencana pemerintah AS untuk mengenakan tarif 25 persen terhadap produk senilai US$200 miliar yang diimpor dari Tiongkok.

Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat merilis laporan yang menyebutkan bahwa hanya 157 ribu pekerjaan bertambah pada Juli, berada di bawah ekspektasi penambahan 190 ribu. Tingkat pengangguran turun menjadi 3,9 persen.

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS pada Jumat merilis laporan yang menyebutkan defisit perdagangan AS meningkat 7,3 persen pada Juni menjadi US$46,3 miliar, peningkatan defisit terbesar sejak November 2016. Defisit perdagangan dengan Tiongkok meningkat 0,9 persen menjadi US$33,5 miliar.

Saham Apple Inc meningkat 0,29 persen setelah sehari sebelumnya perusahaan teknologi yang berpusat di Cupertino, Kalifornia, tersebut mencapai nilai pasar US$1 triliun.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya dolar AS akibat lemahnya pertumbuhan pekerjaan di AS pada Juli. Harga emas untuk pengiriman Desember 2018 meningkat 0,3 persen menjadi US$1.223,20 per ons. Indeks dolar AS turun 0,01 persen menjadi 95,148.

Bursa saham Eropa mengalami penguatan pada Jumat dipicu pergerakan naik saham perbankan, dengan indeks STOXX 600 Eropa meningkat 0,7 persen. Saham Royal Bank of Scotland (RBS), Credit Agricole, dan Natixis masing-masing melonjak 3 persen, 2,3 persen, dan 1,4 persen berkat positifnya kinerja keuangan pada periode April sampai Juni 2018.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melonjak 83,17 poin, atau sekitar 1,1 persen, menjadi 7.659,10. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, naik 69,43 poin, atau sekitar 0,55 persen, menjadi 12.615,76.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 41,60 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 9.739,80. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, meningkat 18 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 5.478,98.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,3 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2975 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,123 euro per pound.?