Mandiri Sekuritas Hadirkan Sarana Edukasi Pasar Modal MOST Learning

foto: istimewa

Pasardana.id - Mandiri Sekuritas kini menghadirkan MOST Learning, platform pembelajaran investasi online yang pertama di Indonesia. Layanan ini memberikan kemudahan kepada nasabah dan masyarakat untuk meningkatkan kemahiran dalam berinvestasi di pasar modal.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir mengatakan, sebagai bagian dari institusi finansial terbesar di Indonesia, Mandiri Sekuritas senantiasa menjadi perusahaan efek terdepan yang memberikan layanan untuk seluruh nasabah.

“MOST Learning merupakan komitmen nyata bagi kami untuk mendukung peningkatan literasi dan inklusi pasar modal bagi masyarakat luas melalui layanan layanan digital yang dapat diakses kapan saja di mana saja," kata Silvano di Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Para nasabah dan masyarakat umum dapat mengakses konten-konten pembelajaran investasi, mengikuti kelas investasi secara live streaming, serta saling berinteraksi melalui forum invesasi yang tersedia di dalam platform online MOST Learning. Sehingga, masyarakat yang ingin berinvestasi dapat membekali diri dengan pemahaman, informasi, dan panduan langsung dari trainer dan tim riset Mandiri Sekuritas yang memiliki reputasi dan menjangkau hingga 80% dari kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia.

Saat ini, Mandiri Sekuritas telah dipercaya lebih dari 85 ribu yang tersebar di Indonesia dan lebih dari 20 negara di seluruh dunia. Hingga semester I 2018, nilai rata-rata transaksi harian nasabah ritel atau individu di Mandiri Sekuritas mencapa Rp362 miliar per hari, atau tumbuh 23% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Silvano mengatakan, perusahaan memanfaatkan internet di Indonesia guna memperluas jangkauan layanannya hingga ke pelosok negeri dan mancanegara.

Sejak 6 tahun terakhir, Mandiri Sekuritas juga menjadi perusahaan yang terdepan dalam mengedukasi masyarakat, tidak hanya di kota-kota besar, tapi hingga ke nusantara.

Direktur Mandiri Sekuritas Lisana Irianiwati menambahkan, pihaknya melihat antusiasme masyarakat di berbagai daerah yang ingin mengetahui dan belajar cara investasi dengan benar.

“Dengan MOST Learning, kami berharap investasi di pasar modal akan menjadi budaya positif dan bagian dari gaya hidup masyarakat di masa mendatang,” ujar Lisana.

Sebagai informasi, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 143 juta orang pada tahun 2017, atau meningkat 8% dan tahun sebelumnya.

Menurut Lisana, pertumbuhan pengguna internet juga tercermin dari 50% nasabah Mandiri yang kini berinvestasi menggunakan layanan Mandiri Online Securities Trading (MOST).