Indeks Kospi Meningkat 0,99 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 22,18 poin, atau sekitar 0,99 persen, pada Selasa (21/8/2018), menjadi 2.270,06. Volume perdagangan tipis mencapai 290,5 juta saham senilai 5,093 triliun won atau sekitar US$4,6 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 523 berbanding 293.

Investor asing membeli saham senilai 106,7 miliar won. Sedangkan investor institusi dan individu secara total menjual saham senilai 168,6 miliar won.

“Para investor melakukan wait-and-see terkait pertemuan Amerika Serikat dengan Tiongkok yang berlangsung 22 sampai 23 Agustus. Saham-saham perusahaan yang berorientasi ekspor akan bergerak tergantung hasil pertemuan tersebut,” kata analis Kiwoom Securities Company Suh San-Young, seperti dikutip Yonhap News.

Saham perusahaan teknologi dan baja memimpin penguatan di Bursa Korea, dengan saham Samsung Electronics Company dan SK Hynix masing-masing melambung 2,17 persen dan 4,95 persen, serta saham POSCO melonjak 1,56 persen.

Sedangkan saham-saham utama yang mengalami pelemahan signifikan adalah saham Hyundai Motor Company, Hyundai Mobis Company, dan SK Innovation yang masing-masing anjlok 1,57 persen, 1,70 persen, dan 1,25 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 4,70 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.118,40 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia menguat hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,64 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 60,60 poin, atau sekitar 0,96 persen, menjadi 6.284,40. Secara umum bursa saham Asia Tenggara menguat, termasuk juga di Indonesia. Bursa Filipina libur sehubungan perayaan Hari Ninoy Aquino.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 35,36 poin, atau sekitar 1,31 persen, menjadi 2.733,83. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 154,77 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 27.752,79.