FREN Akan Bujuk Pemegang OWK Serap Rights Issue

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) akan meningkatkan penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) dan penambahan modal tanpa HMETD. Untuk itu, emiten telekomunikasi itu akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 25 September 2018.

Hal itu terungkap dari keterbukaan informasi perseroan yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia, Kamis (16/8/2018).

Rinciannya, perseroan akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT) III dengan HMETD atau right issue sebanyak-banyaknya 68 miliar saham baru bernomimal Rp100 perlembar. Pada saat yang sama, perseraon juga menerbitkan waran 35% dari total right issue.

Namun, jika seluruh pemegang saham tidak melaksanakan HMETD dan waran maka akan terdilusi 50,14%. Tapi, jika pemegang OWK III dan II tidak melaksanakannya HMETD maka akan menjadi saham seri C atau sebanyak-banyak 33,64%.

Selanjutnya, perseroan juga akan melakukan private placement hingga berkali-kali dan menerbitkan Obligasi Wajib Konversi (OWK) IV. Khusus untuk OWK IV ini, akan diterbitkan sepuluh lembar OWK bernilai Rp120 miliar perlembar. OWK ini dapat dikonversi menjadi saham seri C dengan nilai nominal Rp100 perlembar.

Jika mengacu pada peraturan BEI No.I-A Ketentuan No V.1.1 maka harga pelaksanaan private placement selama 25 hari bursa sebelum tanggal 16 Agustus 2018. Sehingga didapat angka Rp120 perlembar.

Selanjutnya, dana hasil dua aksi korporasi itu diperuntukan untuk pembayaran pinjaman dan modal kerja perseroan serta anak usaha.