ANALIS MARKET (15/8/2018) : Rupiah Berpotensi Menguat Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, sebagian besar indeks futures di bursa Asia tercatat ‘hijau’, sebagai indikasi potensi kenaikan indeks di bursa Asia hari ini, Rabu (15/8/2018), ditambah sentimen dari indeks di bursa AS yang kompak naik semalam (14/8), walaupun harga minyak mentah dibuka turun pagi ini.  

Adapun mata uang kuat Asia HK dolar dan Sin dolar dibuka menguat terhadap USDolar. “Kondisi ini bisa membantu sentimen penguatan rupiah hari ini ke kisaran antara Rp.14.560 - Rp.14.580 per USD dengan tetap dalam penjagaan BI,” ungkap Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam laporan riset yang dirilis Rabu (15/8/2018).

Lebih lanjut, riset juga menyebutkan beberapa faktor yang layak dicermati pelaku pasar, antara lain; OJK melonggarkan aturan kredit properti terkait ATMR KPR non subsidi yang disesuaikan dengan rasio LTV, dan melonggarkan kredit tanah untuk pengembang yang menggarap properti untuk KPR non subsidi.

Kebijakan OJK ini melengkapi kebijakan LTV BI sebelumnya yang dimaksudkan untuk mendorong sektor properti. Sektor properti sebagai ‘leading sector’ diharapkan bisa menjadi sektor pendorong pertumbuhan ekonomi yang bisa ‘mengajak’ pertumbuhan sektor lainnya.

Sementara itu, realisasi APBN 2018 tampaknya lebih baik. Realisasi APBN 2018 per Julli tercatat pendapatan Negara sebesar Rp.994,4 triliun atau 52,5% dari pagu, sedangkan belanja Negara tercatat Rp.1.145,7 triliun atau sebesar 51,6% dari pagu. Dan defisit tercatat Rp.151,3 triliun atau 1,02% dari PDB.

“Hingga akhir tahun, kami perkirakan bisa mencapai 96%-98% dari pagu,” sebut Lana.