ANALIS MARKET (10/8/2018) : Imbas Sentimen Regional, Rupiah Berpotensi Menguat Dikisaran Rp14.380 - Rp14.430 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, ada potensi koreksi indeks di bursa Asia hari ini, terlihat dari indeks futures di bursa Asia tercatat bervariasi dan didukung dengan harga minyak mentah yang turun pagi ini. 

Adapun mata uang Asia kompak menguat terhadap USDolar. “Kondisi ini bisa menjadi sentimen penguatan rupiah menuju kisaran antara Rp.14.380 - Rp.14.430 per USD dengan tetap dalam penjagaan BI,” sebut Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam paparan riset yang dirilis Jumat (10/8/2018).

Lebih lanjut, riset SAM juga menyebutkan, hasil survey BPS untuk ITB pada Q2-2018 tercatat naik menjadi 112,82 dari 106,28 pada Q1-2018. Hampir semua sektor mencatatkan kenaikan kegiatan usaha, kecuali sektor real estate yang melambat. 

Dari komponen pembentuk ITB, rata-rata jumlah jam kerja pada beberapa sektor masih dibawah 100. Sedangkan untuk Q3-2018 diperkirakan ITB melambat  Hasil survei ini konsisten dengan survei SKDU BI yang mencatat kenaikan pada Q2-2018 dan melambat pada Q3-2018. Perlambatan di Q3-2018 ini terkait dengan faktor musiman yang sudah berlalu.

Sementara itu, Joko Widodo sebagai petahana Presiden memutuskan untuk maju kembali dalam Pilpres 2019 dengan mengajak Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin sebagai pasangan calon Wakil Presiden (cawapres).

Kemungkinan pelaku pasar akan merespon netral dan menunggu rancangan ekonomi dari pasangan ini yang kemungkinan akan fokus pada stabilitas sosial dan keamanan.