Cermati 3 Saham Ini Besok. Ini Alasannya!

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Pada perdagangan Rabu, 17 Januari 2018, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berhasil mencatatkan rekor dengan ditutup di level tertinggi sepanjang masa (all time high) pada level 6.444,52 atau menguat 0,23%.

Volume perdagangan saham tercatat sebesar 14,77 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 10,24 triliun.

Adapun investor asing melakukan pembelian bersih di kesuluruhan pasar senilai Rp 112,47 miliar.

Mayoritas sektor berakhir di zona hijau dengan kenaikan tertinggi dipimpin oleh sektor indsutri dasar (+2,22%), disusul sektor infrastruktur (+1,03%), dan sektor pertambangan (0,69%).

Sementara itu, tiga sektor tercatat mengalami penurunan yaitu sektor keuangan (-0,38%), kemudian sektor konsumer (-0,29%), dan sektor aneka industri (-0,15%).

Menurut analis market Pasardana.id, Arief Budiman, terdapat beberapa saham yang menarik untuk dicermati untuk perdagangan besok, antara lain : WTON, CPIN, dan ANTM.

Lebih rinci dijelaskan, secara teknikal analisis,  WTON, entry buy Rp 580 - Rp 600. Support Rp 565. Resisten Rp 615.

Pola three white soldiers disertai volume yang masih tinggi mengindikasikan akumulasi beli. Moving average terlihat masih bergerak naik menandakan saham ini masih dalam fase uptrend, meskipun stochastic telah memasuki area overbought.

Adapun saham berkode CPIN, entry buy Rp 3.390 - Rp 3.430. Support Rp 3.150. Resisten Rp 3.670.

Menurut Arief, bullish candle with short upper shadow menggambarkan saham ini bergerak dalam zona positif, indikator volume mengalami peningkatan mengindikasikan tren pembelian meningkat, stochastic masih berada dalam area netral.

Adapun Investor asing kembali mencatatkan net buy dengan jumlah yang leboh besar, Rp 10,45 miliar.

Sementara untuk saham ANTM, entry buy Rp 720 - Rp 740. Support Rp 685. Resisten Rp 765.

Secara teknikal analisis, bullish spinning top menggambarkan saham ini bergerak dalam rentang cukup lebar di zona hijau, indikator volume kembali mengalami peningkatan tinggi mengindikasikan minat beli saham ini masih tinggi. Adapun asing tercatat melakukan net buy Rp 2,45 miliar.