Wall Street Menguat, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Rabu (25/7/2018) dengan ketiga indeks utama di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori positif.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average naik 172,16 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi 25.414,10. Indeks S&P 500 meningkat 25,67 poin, atau sekitar 0,91 persen, menjadi 2.846,07. Indeks komposit Nasdaq melonjak 91,47 poin, atau sekitar 1,17 persen, menjadi 7.932,24.

Meski demikian, beberapa saham utama mencatatkan penurunan pada Rabu. Perusahaan manufaktur pesawat terbang Boeing mencatatkan laba per saham sebesar US$3,33 dan pendapatan US$24,3 miliar, melampaui estimasi sebelumnya. Namun perkiraan pembagian laba per saham untuk setahun penuh Boeing hanya mencapai US$14,3, di bawah ekspektasi US$14,5. Akibatnya saham Boeing, yang merupakan komponen Dow Jones, turun 0,66 persen.

Saham Coca-Cola, yang juga merupakan komponen Dow Jones, melambung 1,87 persen setelah mencatatkan laba per saham sebesar 6 sen, melebihi perkiraan. Pendapatan pada kuartal kedua tahun ini mencapai US$8,9 miliar, melampaui ekspektasi. Namun saham Coca-Cola kemudian turun 0,74 persen dalam perdagangan after-hours.

Perusahaan otomotif General Motors memangkas perkiraan pembagian laba per saham setahun penuh menjadi hanya US$6 per saham dari sebelumnya antara US$6,3 sampai US$6,6 per saham seiring peningkatan harga baja dan aluminium. Akibatnya saham GM anjlok 4,62 persen, dalam perdagangan after-hours merosot 0,93 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Agustus 2018 naik US$6,3, atau sekitar 0,51 persen, menjadi US$1.231,8 per ons. Indeks dolar AS turun 0,26 persen menjadi 94,32.

Bursa saham Eropa kembali melemah pada Rabu setelah sempat menguat pada sesi sebelumnya. Indeks STOXX 600 Eropa turun 0,3 persen terpengaruh merosotnya saham sektor otomotif yang dipicu kekhawatiran terhadap rencana pengenaan tarif terhadap mobil impor dari Eropa yang masuk ke AS.

Saham Daimler dan BMW masing-masing turun lebih dari 2 persen. Saham Fiat Chrysler anjlok 15,5 persen seusai mengumumkan perolehan laba operasional yang berada di bawah ekspektasi pada kuartal kedua tahun ini. Mantan CEO Fiat Chrysler Sergio Marchionne meninggal dunia pada Rabu di usia 66 tahun, ia digantikan Mike Manley awal pekan ini karena alasan kesehatan. 

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 50,79 poin, atau sekitar 0,66 persen, menjadi 7.658,26. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 110,06 poin, atau sekitar 0,87 persen, menjadi 12.579,33.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 70 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 9.703,10. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melorot 7,78 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 5.426,41.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3154 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound tetap berada di kisaran 1,1235 euro per pound.