ANALIS MARKET (23/7/2018) : IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas Indonesia menyebutkan, melanjutkan perdagangan awal pekan ini, Senin (23/7), sentimen pasar didominasi sentimen rilis laba 2Q18 dan faktor pergerakan rupiah terhadap dolar AS.

Peluang rupiah untuk rebound menguat, setelah dolar AS kembali melemah merespon pernyataan Trump akhir pekan lalu yang mengkritik kebijakan kenaikan bunga The Fed.

Sementara Wall Street akhir pekan lalu (20/7), bergerak konsolidasi ditutup tipis di teritori negatif. Indeks DJIA dan S&P masing-masing terkoreksi 0,03% dan 0,09% di 25058,12 dan 2801,83. Indeks Nasdaq terkoreksi 0,07% di 7820,20. Pasar merespon negatif komentar Trump yang akan kembali mengenakan tarif impor atas sejumla produk China hingga mencapai nilai USD500 miliar.

Namun sentimen negatif atas kebijakan proteksionisme Trump ini berhasil diimbangi dengan sentimen individual rilis laba 2Q18 sejumlah emiten yang di atas perkiraan, seperti laba Micosoft. Selama sepekan indeks DJIA dan S&P masing-masing 0,16% dan 0,02%.

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak di kisaran 5850 hingga 5920 dan berpeluang menguat,” sebut analis FAC Sekuritas dalam laporan riset yang dirilis Senin (23/7/2018).