Pemalsuan Data Kobe Steel Telah Berlangsung Lima Dekade

foto: istimewa

Pasardana.id - Kobe Steel Ltd yang merupakan perusahaan baja terbesar ketiga di Jepang pada Kamis (19/7/2018) menyatakan telah menerima surat dakwaan dari kantor kejaksaan Tokyo karena melakukan pemalsuan data produk. Skandal pemalsuan data tersebut terkuak ke publik setahun lalu.

Dalam surat dakwaan tersebut, seperti diwartakan Reuters, jaksa penuntut menyatakan Kobe Steel telah melanggar Unfair Competition Prevention Act yang berlaku di Jepang.

Kobe Steel merupakan penyedia suku cadang dari baja dan aluminium bagi perusahaan manufaktur pesawat terbang, kereta api, maupun mobil di berbagai belahan dunia. Dalam sebuah pernyataan, Kobe Steel mengakui telah menyalurkan produk dengan kualitas yang dipalsukan ke lebih dari 600 konsumen, praktik tersebut berlangsung selama lima dekade terakhir.

“Kami menghadapi permasalahan ini dengan sangat serius. Seluruh elemen Kobe Steel Group tengah bekerja sama untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap perusahaan,” ungkap pernyataan yang dirilis Kobe Steel.

Skandal Kobe Steel telah melunturkan kepercayaan terhadap sektor industri Jepang. Kobe Steel saat ini menjadi subyek investigasi Departemen Kehakiman Amerika Serikat.