Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Teruskan Penguatan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Rabu (18/7/2018) setelah penguatan indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, dibarengi dengan pelemahan indeks komposit Nasdaq.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones naik 79,4 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 25.199,29. Indeks S&P 500 meningkat 6,07 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 2.815,62. Indeks komposit Nasdaq bergerak turun 0,67 poin menjadi 7.854,44.

Indeks S&P 500 mencapai angka tertinggi dalam lima bulan terakhir setelah indeks industri melonjak 1,1 persen berkat penguatan saham CSX Corporation dan United Continental, yang masing-masing melambung 7,08 persen dan 8,70 persen berkat positifnya laporan laba kuartalan kedua perusahaan tersebut.

Indeks Dow Jones meningkat untuk sesi kelima beruntun setelah saham American Express, Caterpillar, dan United Health melonjak lebih dari 1 persen. Pelemahan tipis saham Alphabet yang merupakan perusahaan induk Google menyebabkan indeks komposit Nasdaq bergerak turun.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange mengalami peningkatan, dengan harga emas untuk pengiriman Agustus 2018 naik 60 sen, atau sekitar 0,1 persen, menjadi US$1.227,90 per ons. Harga emas berjangka tercegah naik lebih tinggi lagi setelah dolar AS menguat dengan indeks dolar AS meningkat 0,3 persen menjadi 95,202.

Bursa saham Eropa meneruskan penguatan dari sesi sebelumnya berkat komentar positif pemipin Federal Reserve AS Jerome Powell. Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,6 persen pada Rabu.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, menguat 49,95 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 7.676,28. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 104,40 poin, atau sekitar 0,82 persen, menjadi 12.765,94.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, naik 33,80 poin, atau sekitar 0,35 persen, menjadi 9.753,20. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, menanjak 24,90 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 5.447,44.

Nilai tukar pound sterling melemah ke nilai tukar terendah sejak 5 September 2017 terhadap dolar AS, menjadi US$1,3010 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,4 persen menjadi 1,1195 euro per pound.