Indeks Kospi Turun 0,59 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 13,54 poin, atau sekitar 0,59 persen, pada Rabu (11/7/2018), menjadi 2.280,62. Volume perdagangan moderat mencapai 419 juta saham senilai 5,6 triliun won atau sekitar US$5 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 497 berbanding 321.

Pasar modal Korsel berada dalam tekanan setelah pemerintah Amerika Serikat menyatakan akan mengenakan tarif baru terhadap produk impor senilai US$200 miliar dari Tiongkok mulai September mendatang. Sehubungan rencana pengenaan tarif tersebut, pemerintah Tiongkok menyebutkan akan melakukan aksi balasan.

“Mencuatnya tensi AS-Tiongkok di bidang perdagangan memicu para investor melakukan aksi ambil untung memanfaatkan penguatan saham yang berlangsung tiga sesi sebelumnya,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi melakukan penjualan saham senilai 190 miliar won. Sedangkan investor individu dan asing masing-masing melakukan pembelian saham senilai 134,7 miliar won dan 31 miliar won.

Di sektor teknologi, saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,65 persen dan 0,57 persen. Namun saham LG Display naik 0,51 persen setelah memperoleh izini dari pemerintah Tiongkok untuk membentuk joint venture dalam membangun pabrik panel OLED di Negeri Panda.

Di sektor finansial, saham KB Financial Group melonjak 1,28 persen dan Shinhan Financial Group berakhir datar. Di sektor otomotif, saham Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing merosot 1,62 persen dan 0,64 persen.

Akan tetapi saham Ssangyong Motor melambung 4,74 persen setelah perusahaan induk Ssangyong, Mahindra Group, pimpinan Anand Mahindra disebutkan akan meningkatkan investasi di Ssangyong. Hal tersebut diungkapkan Anand dalam pertemuan dengan Presiden Korsel Moon Jae-In di India. Dana sebesar 1,3 triliun won akan diinvestasikan di Ssangyong dalam tiga sampai empat tahun ke depan.

Saham perusahaan farmasi diwarnai dengan pelemahan, dengan saham Celltrion anjlok 1,6 persen dan saham Samsung Biologics turun 0,48 persen. Saham POSCO naik 0,97 persen dan saham Naver melonjak 1,18 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 4 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.120 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia melemah hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 42,50 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi 6.215,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, anjlok 49,85 poin, atau sekitar 1,76 persen, menjadi 2.777,77. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 370,56 poin, atau sekitar 1,29 persen, menjadi 28.311,69.