ANALIS MARKET (07/6/2018) : Rupiah Berpotensi Menguat Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, sebagian besar indeks futures bursa Asia terlihat hijau, indikasi indeks bergerak naik ditambah dengan harga minyak mentah dibuka naik pagi ini.  

Adapun mata uang kuat Asia kompak dibuka menguat terhadap US dolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen penguatan terhadap rupiah.

“Kemungkinan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.830 - Rp.13.850 per USD dan mestinya bisa menguat lebih tajam menuju dibawah Rp.13.800 per USD dengan intervensi yang kuat dari BI,” jelas Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam laporan riset yang dirilis Kamis (07/6/2018).

Riset juga menyebutkan, Indeks kepercayaan konsumen (IKK) pada Mei tercatat 125,1, tertinggi sejak Januari 2018. Kenaikan ini terbantu dengan faktor musiman terlihat dari IKE yang naik, sedangkan IEK justru turun terutama pada ketersediaan lapangan kerja dan kegiatan usaha.

Konsumen pesimis dengan ketersediaan lapangan kerja pada kedua indeks (IKE dan IEK). Konsumen perkirakan harga akan turun dalam 3 bulan mendatang.

Sementara itu, dari eksternal, pertemuan Presiden AS Trump dengan Presiden Korea Utara Kim Jong Un pada 12 Juni mendatang di Sentosa Singapura tampaknya direspon positif investor.

Pertemuan tersebut diharapkan bisa mencapai kesepakatan penghentian percobaan nuklir dan rudal Korut. Rusia mengapresiasi positif sedangkan Jepang justru kawatir. Pada 12-13 Juni, the Fed akan lakukan FOMC.