Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Selasa (5/6/2018) setelah penguatan sektor teknologi dibarengi dengan penurunan imbal hasil obligasi Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, bergerak turun 12,51 poin menjadi 24.801,18. Indeks S&P 500 bergerak naik 1,63 poin menjadi 2.748,5. Sedangkan indeks komposit Nasdaq meningkat 25,81 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 7.632,27.

Saham Facebook, Amazon, Apple, Netflix, dan Alphabet seluruhnya naik pada Selasa, membuat indeks teknologi S&P 500 meningkat 0,4 persen. Namun imbal hasil obligasi AS turun menjadi 2,9131 persen dari sebelumnya 2,937 persen setelah Perdana Menteri Italia yang baru, Giuseppe Conte, mengungkapkan kebijakan ekonomi pemerintah koalisi yang akan menambah jumlah utang negara.

Di awal perdagangan, para investor terpengaruh pernyataan penasihat ekonomi AS Larry Kudlow bahwa Presiden AS Donald Trump akan melakukan negosiasi terpisah dengan Kanada dan Meksiko terkait tarif. Meksiko menyebutkan akan menetapkan tarif sebesar 15 sampai 25 persen terhadap produk baja AS dan produk pertanian dalam retaliasi terhadap pengenaan tarif impor produk logam Meksiko.

Akibat konflik di bidang perdagangan, nilai tukar peso Meksiko anjlok 1,52 persen terhadap dolar AS menjadi 20,38 peso per dolar AS, sedangkan nilai tukar dolar Kanada melemah 0,39 persen terhadap greenback menjadi 1,30 dolar Kanada per dolar AS.

Indeks dolar AS turun 0,1 persen menjadi 93,9. Pelemahan dolar AS memicu peningkatan harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange. Harga emas untuk pengiriman Agustus 2018 naik US$4,90, atau sekitar 0,4 persen, menjadi US$1.302,20 per ons.

Bursa saham Eropa melemah dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,3 persen akibat terbebani merosotnya sektor perbankan. Sebelumnya bursa Eropa sempat menguat dua sesi beruntun.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 54,49 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 7.686,80. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 16,38 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 12.787,13.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 63,90 poin, atau sekitar 0,66 persen, menjadi 9.686,40. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melemah 11,96 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 5.460,95.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS mencapai US$1,3391 per pound yang merupakan nilai tukar tertinggi dalam dua pekan terakhir. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound mencapai 1,1461 euro per pound yang merupakan nilai tukar tertinggi dalam empat hari terakhir.