Indeks Kospi Naik 0,36 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 8,8 poin, atau sekitar 0,36 persen, pada Senin (4/6/2018), menjadi 2.447,76. Volume perdagangan moderat mencapai 433,24 juta saham senilai 7,56 triliun won atau sekitar US$7,05 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 433 berbanding 407.

Pergerakan naik indeks Kospi mengikuti penguatan Wall Street pekan lalu, yang dipicu positifnya data pekerjaan Mei seiring membaiknya perekonomian Amerika Serikat. Sentimen positif juga didukung pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa pertemuannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un akan tetap berlangsung di Singapura pada 12 Juni mendatang.

“Membaiknya perekonomian AS dan mencuatnya harapan akan peningkatan suku bunga oleh Federal Reserve mendukung pasar modal di Korea,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

“Namun para investor masih diliputi kekhawatiran akan tensi antara AS dengan Tiongkok di bidang perdagangan setelah negosiasi terakhir antara kedua negara belum menghasilkan kesepakatan yang memuaskan,” jelas Seo.

Investor asing dan institusi masing-masing membeli saham senilai 18,37 miliar won dan 55 miliar won. Sedangkan investor ritel menjual saham senilai 91,86 miliar.

Saham-saham yang terkait hubungan ekonomi lintas perbatasan menguat, dengan saham POSCO melambung 3,83 persen dan saham Hyundai Rotem naik 0,75 persen. Sektor otomotif juga mengalami penguatan, dengan saham Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing melonjak 2,14 persen dan 5,8 persen.

Sebaliknya sektor teknologi melemah setelah media Tiongkok melaporkan pemerintah negara tersebut melakukan penyelidikan terhadap kantor cabang Samsung Electronics dan SK Hynix di Tiongkok di tengah terus meningkatnya harga chip memori. Saham Samsung Electronics turun 0,39 persen dan saham SK Hynix merosot 1,75 persen.

Sektor bioteknologi juga diwarnai dengan pelemahan, dengan saham Celltrion dan Samsung Biologics masing-masing anjlok 2,56 persen dan 7,2 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 3,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.071,9 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia mengalami penguatan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 1 persen mencapai level tertinggi sejak 17 Mei lalu.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 35,10 poin, atau sekitar 0,59 persen, menjadi 6.025,50. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Thailand, Filipina, dan Malaysia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, meningkat 16,05 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 3.091,19. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 505,07 poin, atau sekitar 1,66 persen, menjadi 30.997,98.