Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Selasa (8/5/2018) terpengaruh pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mundurnya Negeri Paman Sam dari kesepakatan nuklir Iran yang ditandatangani 2015 lalu.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, bergerak naik 2,89 poin menjadi 24.360,21. Indeks S&P 500 melemah tipis 0,71 poin menjadi 2.671,92. Indeks komposit Nasdaq meningkat 1,69 poin menjadi 7.266,90.

Nilai tukar dolar AS menguat dengan indeks dolar AS naik 0,38 persen menjadi 93,097. Selain dipicu pidato Trump, penguatan dolar AS juga disebabkan positifnya data ekonomi AS yang terbaru.

Departemen Tenaga Kerja AS pada Selasa merilis laporan yang menyebutkan jumlah lowongan pekerjaan naik mencapai 6,6 juta pada hari kerja terakhir bulan Maret, melampau konsensus pasar 6,1 juta.

Penguatan dolar AS memberi tekanan terhadap harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange. Harga emas untuk pengiriman Juni 2018 turun 40 sen menjadi US$1.313,70 per ons.

Sementara itu, bursa saham Eropa menguat pada Selasa meski terjadi pelemahan di pasar modal Italia akibat kekhawatiran akan berlangsungnya pemilu lebih awal di Negeri Pizza akibat berlangsungnya gejolak politik di negara tersebut. Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,1 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London bergerak turun 1,39 poin menjadi 7.565,75 setelah berlangsungnya Bank Holiday di Inggris pada sesi sebelumnya. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melorot 35,93 poin, atau sekitar 0,28 persen, menjadi 12.912,21.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 27,20 poin, atau sekitar 0,27 persen, menjadi 10.168,10. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melemah 9,48 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 5.521,93.

Pound sterling turun ke nilai tukar terendah terhadap dolar AS sejak 11 Januari lalu menjadi US$1,3485 per pound pada Selasa. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound naik 0,2 persen menjadi 1,1380 euro per pound.