SRSN Incar Pertumbuhan Laba 50% Tahun 2018

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indo Acidatama Tbk (SRSN) yang berlangsung siang ini , Senin (7/5/2018) memutuskan tidak membagi dividen dari laba bersih tahun 2017. Hal itu disebabkan capaian laba tahun 2017 belum sesuai dengan harapan.

Direktur SRSN, Wong Lukas Yoyok Nurcahya mengharapkan, pada tahun depan akan dapat membagi dividen sesuai harapan pemegang saham.

“Tahun ini belum ada dividen karena laba bersih 2017 belum memadai,” ujar Yoyok di gedung Bursa Efek Indonesi, Jakarta, Senin (7/5/2018).

Ia menargetkan, pada tahun 2018 emiten produsen ethanol ini, akan dapat mencatatkan pertumbuhan laba bersih 50% dari tahun 2017 sebesar Rp17,7 miliar. Hal itu akan ditopang dengan peningkatan harga jual ethanol.

“Seiring dengan kenaikan harga minyak dunia, maka banyak negara yang akan mengambil kebijakan penggunaan ethanol sehingga harga jual akan meningkat,” jelas dia.

Sedangkan dari sisi pendapatan, akan meningkat 20% dari tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp521 miliar. Ia menilai, hal ini dikarenakan terjadinya peningkatan harga jual.

“Harga jual akan meningkat 25%,” kata dia.

Lebih lanjut dia menjelaskan, perseroan menargetkan penjualan ethanol sebesar 45.000 liter hingga 50.000 liter. Penjualan tersebut akan menyumbang 70% dari total pendapatan. Sedangkan sisanya berasal dari penjualan pupuk yang menyumbang 30% dari total penjualan.

“Bahkan kami harapkan penjualan pupuk akan meningkat 20% tiap tahunnya,” kata dia.