Indeks Nikkei Merosot 393,18 Poin

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Saham Tokyo, Jepang, terus merosot secara signifikan. Angka indeks pada akhir perdagangan Kamis (2/6/2016) ditutup turun 393,18 poin, atau sekitar 2,32 persen, dari sesi sebelumnya, menjadi 16.562,55. Indeks Topix turun 1,8 persen menjadi 1.337,08 dan indeks JPX-Nikkei 400 turun 1,9 persen menjadi 12.050,21.

Merosotnya Nikkei dipengaruhi terus menguatnya yen terhadap dolar AS. Selain penguatan yen, investor makin enggan mengambil resiko dengan semakin tidak jelasnya arah kebijakan ekonomi dan fiskal Negeri Sakura.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada Rabu (1/6/2016) menyebutkan ia akan menunda kenaikan pajak penjualan untuk 2,5 tahun ke depan. Keputusan tersebut ditanggapi para investor dengan negatif, karena menunjukkan Abenomics tidak berjalan dengan mulus.

"Ada ekspektasi besar bahwa Bank of Japan akan mengeluarkan aturan yang sangat berpengaruh pada akhir April, tapi hal tersebut tidak terjadi," kata Stefan Worrall, direktur penjualan ekuitas Jepang di Credit Suisse seperti dikutip Reuters.

"Sejak kejadian itu muncul kesadaran bahwa reaksi terhadap kebijakan di Jepang mungkin tidak bisa diharapkan lagi. Setelah pasar mulai menerima keadaan tersebut, kita bisa mulai proses rekalibrasi Jepang berdasarkan hubungannya dengan kondisi global," jelas Worrall lebih lanjut.

Saham-saham perusahaan Jepang yang berbasis ekspor merosot karena para investor memperkirakan turunnya keuntungan karena terpangkas turunnya nilai dolar AS terhadap yen. Saham Toyota Motor Corp pada penutupan perdagangan Rabu turun 1,1 persen, Nissan Motor Co Ltd turun 2 persen, dan Mazda Motor Corp merosot 2,9 persen. Saham Panasonic Corp juga merosot 2,9 persen, sedangkan Bridgestone Corp turun 2,6 persen.

Sementara itu di Bursa Efek Korea, indeks Kospi ditutup menguat 2,39 poin, atau sekitar 0,12 persen, mencapai 1.985,11. Di Tiongkok, indeks Shanghai Composite naik 11,72 poin, atau sekitar 0,40 persen, mencapai 2.925,23. Indeks Hang Seng di Hong Kong melesat naik 98,24 poin, atau sekitar 0,47 persen, mencapai 20.859,22.