Indeks Kospi Anjlok 1,96 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 48,22 poin, atau sekitar 1,96 persen, pada Rabu (30/5/2018), menjadi 2.409,03. Volume perdagangan tinggi mencapai 563,4 juta saham senilai 8,8 triliun won atau sekitar US$8,15 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 629 berbanding 222.

Investor asing dan institusi melakukan penjualan saham karena terpengaruh situasi politik di Italia dan kembali mencuatnya tensi antara Amerika Serikat dengan Tiongkok di bidang perdagangan.

“Kekhawatiran akan berlangsungnya perang dagang antara dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia dan terjadinya krisis di Italia membebani pasar saham,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing menjual saham senilai 656 miliar won dan 429 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 1 triliun won.

Penurunan indeks Kospi mengikuti pelemahan Wall Street yang juga terpengaruh kondisi di Italia. Akibat kegagalan terciptanya koalisi partai yang dominan untuk membentuk pemerintahan, Italia terancam harus melakukan pemilu kembali. Pasar memiliki kekhawatiran pemilu ulang akan menghasilkan pemerintahan yang memutuskan untuk memisahkan diri dari Uni Eropa.

Sementara itu, tensi antara AS dengan Tiongkok di bidang perdagangan mencuat setelah pemerintah Negeri Paman Sam pada Selasa (29/5/2018) menyatakan akan mempercepat penetapan tarif 25 persen terhadap produk impor dari Tiongkok.

Saham Samsung Electronics anjlok 3,51 persen hari ini. Saham perusahaan chaebol Korsel tersebut telah melemah tiga sesi beruntun. Saham SK Hynix naik 0,21 persen dan saham LG Electronics tak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya.

 Di sektor perbankan, saham KB Financial Group dan Shinhan Financial Group masin-masing anjlok 4,03 persen dan 3,24 persen. Sedangkan di sektor otomotif, saham Hyundai Motor dan Hyundai Mobis masing-masing melemah 1,79 persen dan 2,22 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 4,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.080,90 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia mengalami pelemahan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang anjlok 1,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 28,90 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 5.984,70. Bursa saham di Asia Tenggara diwarnai dengan sentimen negatif, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, anjlok 79,02 poin, atau sekitar 2,53 persen, menjadi 3.041,44. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 427,79 poin, atau sekitar 1,40 persen, menjadi 30.056,79.