Indeks Kospi Merosot 0,71 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 17,57 poin, atau sekitar 0,71 persen, pada Selasa (15/5/2018), menjadi 2.458,54. Volume perdagangan tinggi mencapai 702 juta saham senilai 9,28 triliun won atau sekitar US$8,64 miliar, dengan saham yang melemah melampaui yang menguat 504 berbanding 333.

Pelemahan angka indeks dipicu penjualan yang dilakukan investor asing dan institusi. Indeks Kospi sebetulnya dibuka dengan penguatan disebabkan meningkatnya harapan bahwa ketegangan antara Tiongkok dengan Amerika Serikat di bidang perdagangan dapat teratasi.

“Peningkatan yang sempat terjadi pupus dan digantikan penurunan setelah beberapa pejabat AS mengindikasikan ada kemungkinan masih harus dilakukannya negosiasi lanjutan antara kedua negara untuk kedepannya,” kata Kim Byong-Yeon, analis NH Investment & Securities Company, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing menjual saham senilai 239 miliar won dan investor institusi melepas saham senilai 187 miliar won. Sedangkan investor ritel melakukan pembelian saham senilai 386 miliar won.

Di sektor teknologi, saham Samsung Electronics, LG Electronics, SK Hynix masing-masing turun 1,8 persen, 0,92 persen, dan 0,94 persen.

Saham perusahaan-perusahaan yang bergerak di industri kimia juga melemah. Saham LG Chem, LG Household & Health Care, dan Amorepacific masing-masing merosot 1,69 persen, 1,01 peren, dan 1,52 persen.

Saham perusahaan broker pun turun, dengan saham Mirae Asset Daewoo dan Samsung Securities masing-masing anjlok 1,96 persen dan 1,31 persen. Di sektor industri baja, saham POSCO, Hyundai Steel, dan Korea Zinc masing-masing melemah 0,13 persen, 2,62 persen, dan 1,32 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan farmasi mengalami peningkatan yang signifikan. Saham Celltrion, Samsung BioLogics, dan Hanmi Pharm masing-masing melambung 5,1 persen, 5,43 persen, dan 3,04 persen.

Nilai tukar won terhadap dolar AS mengalami pelemahan, turun 5,8 won menjadi 1.073,80 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia melemah hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,83 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 37,50 poin, atau sekitar 0,61 persen, menjadi 6.097,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Indonesia melemah, sedangkan Bursa Filipina, Malaysia, dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 18,09 poin, atau sekitar 0,57 persen, menjadi 3.192,12. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 389,05 poin, atau sekitar 1,23 persen, menjadi 31.152,03.