Harga Minyak Dunia Naik Dipicu Kekhawatiran Terganggunya Pasokan dari Iran

foto: istimewa

Pasardana.id - Harga minyak dunia naik pada Kamis (10/5/2018) seiring mencuatnya kekhawatiran akan terganggunya pasokan minyak mentah dari Iran apabila sanksi Amerika Serikat terhadap negara tersebut diberlakukan.

Seperti dilansir Reuters, harga minyak West Texas Intemediate (WTI) untuk pengiriman Juni 2018 naik 22 sen menjadi US$71,36 per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli 2018 meningkat 26 sen menjadi US$77,47 per barel di London ICE Futures Exchange.

Harga minyak mentah Brent bahkan sempat mencapai US$78 per barel, harga tertinggi sejak November 2014 lalu, sebelum berakhir di harga US$77,47.

Pasokan di pasar minyak mentah global terus mengetat setelah Arab Saudi dan Rusia memimpin upaya pengurangan produksi untuk mendongkrak harga sejak 2017 lalu. OPEC pun diperkirakan tidak akan serta merta meningkatkan produksi meski pasokan dari Iran nantinya terhambat sanksi.

Faktor yang berpeluang menghambat peningkatan harga minyak dunia, dengan Bank of America memperkirakan harga minyak mentah Brent akan mencapai di atas US$100 per barel tahun depan, adalah tingginya produksi AS.

Energy Information Administration telah meningkatkan perkiraan produksi minyak mentah AS dalam laporan bulanan terbarunya menjadi 12 juta barel per hari pada akhir tahun ini. EIA terus meningkatkan perkiraan produksi AS sejak Agustus lalu.

Apabila perkiraan EIA tersebut menjadi kenyataan, maka Negeri Paman Sam akan menjadi produsen minyak mentah terbesar di dunia, melampaui Rusia dan Arab Saudi.