Indeks Kospi Turun 0,15 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, mengalami penurunan 3,72 poin, atau sekitar 0,15 persen, pada Selasa (17/4/2018), menjadi 2.453,77.

Volume perdagangan moderat mencapai 389,18 juta saham senilai 6,23 triliun won, atau sekitar US$5,84 miliar, dengan saham yang naik melebihi yang turun 436 berbanding 369.

Angka indeks sempat mengalami peningkatan di awal sesi perdagangan seiring menguatnya Wall Street. Namun aksi jual yang dilakukan investor asing membuat indeks Kospi berakhir di teritori negatif.

“Para investor terpengaruh berbagai hal, seperti terjadinya serangan ke Suriah dan positnya data ekonomi Tiongkok,” kata Park Chun-Young, analis Daeshin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Biro statistik Tiongkok menyebutkan bahwa perekonomian Tiongkok tumbuh 6,8 persen pada kuartal I 2018, melebihi ekspektasi.

“Dengan tidak adanya petunjuk yang  positif dan jelas di pasar saham lokal, para investor tampaknya puas untuk hanya duduk di pagar, sangsi terhadap kondisi fundamental perekonomian Korea Selatan untuk jangka panjang,” Park menambahkan.

Investor asing menjual saham senilai 274,67 miliar won. Sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing membeli saham senilai 216,27 miliar won dan 52,25 miliar won.

Beberapa saham utama mengalami pelemahan hari ini. Saham Samsung Electronics turun 0,72 persen dan saham SK Hynix anjlok 1,43 persen. Di sektor bioteknologi, saham Celltrion dan Samsung Biologics masing-masing anjlok 1,86 persen dan 2,82 persen.

Sebaliknya, saham POSCO melambung 2,46 persen dan saham LG Chem naik 0,96 persen. Di sektor otomotif, saham Hyundai Motor, Hyundai Mobis Company, dan Kia Motors Corporation masing-masing meningkat 2,94 persen , 1,22 persen, dan 0,32 persen setelah Elliott Advisors Ltd menyatakan berlangsungnya reorganisasi di Hyundai. Elliott secara keseluruhan menguasai saham senilai US$1 miliar di Hyundai Motor, Hyundai Mobis, dan Kia Motors.

Nilai tukar won terhadap dolar Amerika Serikat berada di kisaran 1.067 won per dolar AS, naik 7 wn dari sesi sebelumnya.

Secara umum bursa saham Asia melemah hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,25 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan kenaikan tipis hanya 0,20 poin menjadi 5.841,50. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Filipina, dan Vietnam turun, sedangkan Bursa Singapura, Indonesia, dan Malaysia mengalami peningkatan.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, anjlok 43,85 poin, atau sekitar 1,41 persen, menjadi 3.066,80. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 252,84 poin, atau sekitar 0,83 persen, menjadi 30.062,75.