Indeks Nikkei Meningkat 0,26 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, meningkat 56,79 poin, atau sekitar 0,26 persen, pada Senin (16/4/2018), menjadi 21.835,53. Indeks Topix pun mengalami peningkatan, naik 0,40 persen menjadi 1.736,22.

Peningkatan angka indeks terjadi setelah para investor memandang serangan rudal ke Suriah oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis pada akhir pekan lalu hanya sebuah kejadian yang berlangsung sekali dan tidak akan berlanjut.

“Dengan asumsi serangan ke Suriah hanya terjadi sekali dan tidak akan ada serangan lanjutan, saya rasa reaksi pasar Tokyo akan terbatasi. Terjadinya serangan sesuai ekspektasi dan sudah diantisipasi pasar,” kata Itsuo Toshima, analis pasar Toshima & Associates, seperti dikutip Reuters.

Saham-saham defensif dan saham-saham lokal berorientasi permintaan memimpin peningkatan karena para investor tidak sepenuhnya percaya perang dagang dapat dihindari setelah terjadinya ketegangan antara AS dengan Tiongkok di bidang perdagangan. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan pergi ke Washington pekan ini untuk melakukan pembicaraan terkait perdagangan dan Korea Utara dengan pemerintah AS.

Saham perusahaan farmasi naik 2,1 persen, sedangkan saham perusahaan ritel meningkat 1,1 persen. Saham perusahaan makanan menanjak 1 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan logam non-ferrous turun 0,3 persen dan saham perusahan baja melorot 0,1 persen. Saham perusahaan pengapalan merosot 0,2 persen.

Indeks volatilitas Nikkei turun ke level terendah dalam 10 pekan terakhir, dengan para investor hanya sedikit menunjukkan kekhawatiran terhadap anjloknya level popularitas Abe. Banyak investor yang memandang Abe masih akan terus bertahan menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang meski dilanda skandal.

Nilai tukar dolar AS naik 0,2 persen terhadap yen Jepang menjadi 107,515 yen per dolar AS.