ANALIS MARKET (13/4/2018) : Rupiah Berpotensi Menguat Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, sebagian besar indeks futures di bursa Asia tercatat hijau indikasi indeks di bursa Asia berpotensi naik terbantu dengan sentimen positif dari bursa global yang kompak naik semalam, ditambah dengan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini.

Adapun mata uang kuat Asia HK dolar dan Sin dolar dibuka menguat terhadap US Dolar.

“Kondisi ini bisa menjadi sentimen penguatan rupiah menuju kisaran Rp.13.750 - Rp.13.770 per USD (kurs tengah Bloomberg), dengan tetap dalam penjagaan BI,” ungkap Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam laporan riset yang dirilis Jumat (13/4/2018).

Lebih lanjut riset SAM menyebutkan, Survei BI untuk dunia usaha (SKDU) pada Q1-2018 mencatat ada kenaikan SBT dibandingkan Q4-2017. Kenaikan juga terjadi pada kapasitas produksi.

Namun di sisi penggunaan tenaga kerja tercatat penurunan. Terlebih lagi jika dibandingkan dengan Q1-2017, kinerja pada Q1-2018 ini justru melambat khususnya untuk kapasitas produksi dan penggunaan tenaga kerja.

“Masih turunnya penggunaan tenaga kerja membuat pendapatan juga masih melambat yang bisa berdampak pada daya beli,” sebut Lana.

Sementara itu, pagi ini Moody’s mengumumkan kenaikan peringkat utang Indonesia menjadi Baa2 dari Baa3 dengan outlook stabil. Keputusan ini dengan pertimbangan Kebijakan fiscal dan moneter yang prudent.

"Perbaikan peringkat ini akan menurunkan risiko investasi di Indonesia, menjadi sentimen positif pasar dan keyakinan terhadap fundamental makro ekonomi Indonesia," tandas Lana.