ANALIS MARKET 908/3/20180 : IHSG Diproyeksi Bergerak Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun tajam kemarin (07/3), di tengah tekanan bursa global serta penantian investor terhadap rilis data cadangan devisa Indonesia. Top Losers: Mining (-3.56%), Consumer (-3.07%), Miscellaneous Industries (-2.57%).

Sementara itu, Bursa Amerika ditutup turun tadi malam (07/3). Pergerakan pasar masih dipengaruhi oleh detail aturan tarif impor yang akan diberlakukan Amerika. Adapun Bursa Eropa menguat kemarin (07/3) setelah Uni Eropa memberikan ancaman balik terhadap rencana perang dagang Amerika.

Sedangkan Bursa Asia bergerak menguat kemarin (07/3) setelah kekuatiran terkait perang dagang mereda. Indeks Nikkei melonjak lebih dari 2%.

“Untuk hari ini kami mengestimasi IHSG bergerak melemah dengan support range 6307-6321 dan resistance range 6386-6395,†sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam laporan riset yang dilansir Kamis (08/3/2018).

Lebih lanjut disebutkan, beberapa factor layak dicermati pelaku pasar, antara lain; Dari domestic, sentimen negatif datang dari pernyataan Moody’s yang menyatakan bahwa keputusan Pemerintah Indonesia untuk tidak mengubah tarif listrik dan BBM bersubsidi hingga 2019, merupakan langkah mundur dalam reformasi fiskal. Di sisi lain, cadangan devisa yang turun menjadi USD128,06 miliar pada Februari menunjukkan adanya upaya Bank Indonesia dalam mengintervensi rupiah.

Adapun sebagai rekomendasi saham untuk aksi Trading Buy, antara lain: BBCA, ANTM, dan LPPF.