Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa Capai 2,3 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Pertumbuhan ekonomi zona Eropa yang menggunakan mata uang euro mencapai 2,3 persen year-on-year pada 2017. Angka tersebut lebih rendah dari estimasi pertumbuhan year-on-year 2,5 persen.

“Sepanjang 2017, GDP meningkat 2,3 persen di zona Eropa dan 2,4 persen di Uni Eropa, lebih tinggi bila dibandingkan peningkatan GDP masing-masing sebesar 1,8 persen dan 2 persen pada 2016,” ungkap pernyataan agensi statistik Uni Eropa, Eurostat, seperti dikutip Xinhua, Rabu (7/3/2018).

Dalam laporan yang dirilis Februari lalu, Eurostat memperkirakan pertumbuhan GDP pada 2017 mencapai 2,5 persen bagi 19 negara yang berada di zona pengguna euro maupun 28 negara anggota Uni Eropa.

Data Eurostat juga menunjukkan peningkatan GDP disesuaikan musiman baik zona Eropa maupun Uni Eropa mencapai 0,6 persen pada kuartal IV 2017 bila dibandingkan kuartal sebelumnya. Peningkatan yang terjadi lebih rendah dari peningkatan 0,7 persen pada kuartal III 2017.

“Di antara negara anggota yang datanya tersedia untuk kuartal IV 2017, Estonia (2,2 persen), Slovenia (2 persen), dan Lithuania (1,4 persen) mencatatkan pertumbuhan tertinggi bila dibandingkan kuartal sebelumnya,” sebut Eurostat. Sedangkan Yunani dan Kroasia mencatatkan pertumbuhan terendah 0,1 persen, diikuti Italia dan Latvia 0,3 persen

Pertumbuhan kuartalan 0,6 persen terutama disebabkan positifnya nilai ekspor. Pertumbuhan ekspor mencapai 1,9 persen di zona Eropa dan 1,7 persen di Uni Eropa pada kuartal IV 2017. Pada kuartal sebelumnya, peningkatan masing-masing hanya 1,6 persen dan 1,3 persen.  

“Tanda-tanda awal menunjukkan pertumbuhan tak lagi berakselerasi, namun kami masih memperkirakan ekonomi akan terus tumbuh dalam laju yang cukup baik tahun ini,” jelas analisis European Economics.