Tambang Emas UNTR Berproduksi 2019

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT United Tractors Tbk (UNTR) akan meningkatkan pendapatan yang berasal dari selain terkait batubara. Sehingga menggeser porsi pendapatan yang berasal dari batubara yang sebesar 90% dan selain batubara yang sebesar 10%, menjadi 70% berasal dari batubara dan 30% selain batubara.

Direktur Keuangan UNTR, Iwan Hadiantoro mengatakan, pendapatan selain batubara akan meningkat seiring dengan berproduksinya tambang emas milik perseroan, yakni Blok Meas di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

"Kami perkirakan tambang emas di Sumbawa akan berproduksi pada awal 2019," kata Iwan di Cianjur, Kamis(9/11/2017).

Ia menjelaskan, tambang emas tersebut saat ini tengah merampungkan tahap Processing Plant dalam satu tahun kedepan atau 80% dari proses jelang produksi. Selanjutnya, pada awal tahun 2019 akan mulai berproduksi sampai dengan tujuh tahun.

"Jadi pertahun kita bagi rata-rata dari total cadangan terbukti 350.000 ounce hingga 400.000 ounce," ujar dia.

Untuk tambang itu, lanjut dia, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) tersebut menyiapkan dana sebesar USD50 juta untuk investasi yang berasal dari kas perseroan.

Ditambahkan, setelah tambang Blok Meas tersebut habis diproduksi, perseroan masih memiliki cadangan calon tambang lain di daerah sekitarnya.

"Blok Meas merupakan satu dari 8 blok yang kami miliki dan saat ini blok lain tengah dalam tahapan eksplorasi," kata dia.

Untuk diketahui, 8 blok itu hasil akuisisi perseroan melalui anak usaha PT Pamapersada Nusantara terhadap PT Sumbawa Jutaraya (SJR) senilai USD2,57 juta.