Indeks Kospi Merosot 1,13 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, pada Senin (5/3/2018) merosot 27,10 poin, atau sekitar 1,13 persen, menjadi 2.375,06. Sentimen pasar terhantam kekhawatiran akan berlangsungnya perang dagang.

Seperti dilansir Yonhap News, Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, menyatakan mencuatnya kekhawatiran akan terjadinya perang dagang dipicu pengenaan cukai terhadap baja dan alumunium impor oleh pemerintah Amerika Serikat. Langkah tersebut dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya aksi balasan dari Tiongkok, Uni Eropa, dan Kanada.

Pengenaan cukai, menurut Sang-Young lebih lanjut,  juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan inflasi di Negeri Paman Sam.

Saham Samsung Electronics anjlok 1,78 persen hari ini, sebaliknya saham SK Hynix menguat 1,16 persen. Sektor otomotif juga tertekan ke teritori negatif, dengan saham Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing turun 1,92 persen dan 0,3 persen.

Nilai tukar dolar AS terhadap won Korsel mengalami penguatan tipis dari sesi sebelumnya menjadi 1.082 won per dolar AS.

Pasar modal Asia secara umum juga berada dalam tekanan kekhawatiran akan berlangsungnya perang dagang global. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang, seperti dilaporkan Reuters, melorot 0,8 persen hari ini.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 33,90 poin, atau sekitar 0,57 persen, menjadi 5.895. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Filipina, Indonesia, dan Malaysia melemah, sedangkan di Thailand dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan naik terbatas 2,40 poin menjadi 3.256,93. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong terjun bebas dengan penurunan 697,06 poin, atau sekitar 2,28 persen, menjadi 29.886,39.