Bursa Asia Terhantam Penjualan Saham Teknologi

foto: istimewa

Pasardana.id - Bursa saham Asia terhantam aksi jual saham teknologi yang dilakukan para investor pada Kamis (30/11/2017), mengikuti aksi serupa yang terjadi di Wall Street. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang anjlok 1,3 persen hari ini.

Seperti dilaporkan Reuters, dampak aksi jual merontokkan saham beberapa perusahaan teknologi Asia. Saham Samsung Electronics anjlok 3,42 persen dan saham SK Hynix terjun bebas 6,8 persen, memicu indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terpangkas 36,53 poin, atau sekitar 1,45 persen, menjadi 2.476,37. Saham TSMC di Bursa Taiwan merosot 3,62 persen.

Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, masih berakhir di teritori positif hari ini, setelah aksi jual yang terjadi yang menyebabkan saham Sony Corp anjlok 2,27 persen dan saham Nintendo merosot 2,23 persen dibarengi dengan pembelian saham sektor keuangan. Angka indeks berakhir menguat 127,76 poin, atau sekitar 0,57 persen, menjadi 22.724,96.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melemah 20,67 poin, atau sekitar 0,62 persen, menjadi 3.317,19. Sedangkan indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 446,48 poin, atau sekitar 1,51 persen, menjadi 29.177,35.

Merosotnya pasar saham Tiongkok hari ini lebih disebabkan penjualan saham sektor properti dan keuangan seiring aksi ambil untung para investor pada sesi perdagangan terakhir di bulan November.

Indeks S&P/ASX 200 turun 41,20 poin, atau sekitar 0,69 persen, menjadi 5.969,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Indonesia melemah, sedangkan di Malaysia dan Vietnam menguat. Bursa Filipina libur hari ini sehubungan perayaan Hari Bonifacio.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar dolar Amerika Serikat menguat 0,46 persen terhadap yen Jepang menjadi 112 yen per dolar AS. Sedangkan terhadap won Korsel menguat 1,05 persen menjadi 1.088,20 won per dolar AS.