Tidak Semua Pihak Suka Pembentukan Holding Migas

foto : istimewa

Pasardana.id - Tidak semua pihak disinyalir senang dengan pembentukan holding (induk) usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) minyak dan gas (migas).

Karena, kelompok ini akan terancam dengan keberadaan holding BUMN yang berakibat tata kelola dan tata niaga menjadi baik dan teratur.

"Peluang mereka bermain akan tertutup," kata Ferdinand Hutahaean, Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) di Jakarta, belum lama ini.

Selama ini, jelas dia, pihak-pihak di atas menikmati keuntungan dari pengelolaan migas yang kacau balau. Karena, hal ini tidak dikontrol sama sekali.

"Keberadaan holding akan membuat mereka harus ikut aturan holding," tandasnya.