KEK Mandalika Lombok Siap Layani Investor

foto: istimewa

Pasardana.id - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat akhirnya resmi beroperasi pada Jumat (20/10/2017). Peresmian ini dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo dan didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution selaku Ketua Dewan Nasional KEK dan Menteri BUMN Rini M.Soemarno, Gubernur NTB TGB Zainul Majdi, Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC)Abdulbar M. Mansoer dan pejabat pimpinan daerah.

KEK Mandalika ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014. Dengan terpenuhinya kriteria kesiapan beroperasi, maka Dewan Nasional memutuskan bahwa KEK Mandalika dinyatakan resmi beroperasi dan siap untuk menerima dan melayani investor.

Pengembangan KEK Mandalika sendiri diprioritaskan untuk kegiatan industri Pariwisata dengan pembangunan obyek-obyek wisata dan daya tarik wisata yang selalu berorientasi kepada kelestarian nilai dan kualitas lingkungan hidup yang ada di masyarakat.

KEK Mandalika dikelola PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) di atas lahan seluas 1.175 Ha. 

Pengembangan kawasan diperkirakan menarik investasi sebesar Rp28,63 triliun hingga 2025 dan mempekerjakan 58.700 sumber daya manusia. Adapun total investasi pembangunan kawasan di KEK Mandalika diproyeksi menelan dana sebesar Rp2,2 triliun.

Rini mengungkapkan, pengembangan KEK diarahkan untuk memberikan kontribusi optimal dalam pencapaian agenda prioritas yang tertuang dalam Nawacita.

Kehadiran KEK Mandalika diharapkan dapat membangun kemampuan dan daya saing ekonomi melalui industri-industri yang menciptakan nilai tambah (valueadded) dan mendorong daya saing ekonomi masyarakat NTB di pasar domestik dan internasional.