Indeks Kospi Naik 0,42 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 10,49 poin, atau sekitar 0,42 persen, pada Selasa (20/3/2018), menjadi 2.485,52. Volume perdagangan tipis, hanya mencapai 286,5 juta saham senilai 5,29 triliun won atau sekitar US$4,95 miliar, dengan saham yang naik melebihi yang turun 405 berbanding 398.

Setelah sempat melemah di awal sesi perdagangan akibat tekanan terhadap sektor teknologi, indeks Kospi kemudian mengalami rebound berkat penguatan sektor otomotif dan farmasi.

“Pelemahan sempat terjadi akibat aksi wait-and-see terkait akan berlangsungnya pertemuan Federal Open Market Committee dan juga akibat permasalahan Facebook,” ungkap Kim Byung-Yeon, analis NH Investment & Securities Company, seperti dikutip Yonhap News.

Menurut Kim, rebound kemudian dapat terjadi karena tidak ada permasalahan perekonomian yang mendasar.

Saham Facebook yang terdaftar di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, anjlok 6,7 persen pada Senin (19/3/2018) akibat tuduhan terjadinya pembiaran pengaksesan data penggunanya secara tidak patut.

Investor asing menjual saham senilai 140 miliar won hari ini, sedangkan investor institusi melakukan pembelian saham senilai 103 miliar won. Investor individu membeli saham melebihi penjualan mencapai 26 miliar won.

Di sektor otomotif, saham Hyundai Motor naik 0,66 persen dan saham Hyundai Mobis melambung 3,32 persen, sedangkan saham Kia Motors meningkat 1,75 persen.

Sektor farmasi juga menguat, dengan saham Samsung Biologics, Celltrion, dan Hanmi Pharmaceutical masing-masing melonjak 2,67 persen, 1,1 persen, dan 1,19 persen.

Saham Samsung Electronics meningkat 0,91 persen dan saham Samsung SDI menanjak 1,2 persen. Saham Posco turun 0,73  persen, sebaliknya saham Korea Zinc naik 0,42 persen. Saham perusahaan operator seluler melemah, dengan saham SK Telecom, KT, dan LG Uplus masing-masing merosot 2,72 persen, 0,9 persen, dan 2, 68 persen.

Nilai tukar won berada di kisaran 1.068,60 won per dolar AS, turun 3 won dari sesi sebelumnya.

Secara umum bursa saham Asia diwarnai dengan penguatan hari ini dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,2 persen setelah sempat anjlok 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 23 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 5.936,40. Bursa saham di Asia Tenggara, termasuk juga di Indonesia, diwarnai dengan pelemahan jelang berlangsungnya pertemuan Federal Open Market Committee.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 11,39 poin, atau sekitar 0,35 persen, menjadi 3.290,64. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 36,17 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 31.549,93.