Indeks Nikkei Turun 0,58 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, turun 127,44 poin, atau sekitar 0,58 persen, pada Jumat (16/3/2018), menjadi 21.676,51. Dalam sepekan, indeks Nikkei naik 1 persen. Indeks Topix melorot 0,4 persen menjadi 1.736,63.

Seperti diwartakan Reuters, ketidakpastian kondisi politik Amerika Serikat memberi tekanan terhadap sentimen pasar hari ini. Nilai tukar dolar AS turun 0,4 persen terhadap yen Jepang menjadi 105,94 yen per dolar AS setelah Washington Post memuat berita yang menyebutkan bahwa Presiden AS Donald Trump telah memutuskan untuk memecat HR McMaster dari jabatan penasihat keamanan nasional.

Sentimen pasar juga terpengaruh berita yang dirilis New York Times, yang menyebutkan Penasihat Khusus Departemen Kehakiman AS Robert Mueller telah mengeluarkan surat perintah untuk meminta dokumen yang berkaitan dengan bisnis Trump, termasuk bisnis-bisnis yang terkait dengan pihak Rusia.

Para analis menyatakan ketidakpastian kondisi politik AS menghasilkan ketidaknyamanan bagi para pelaku pasar modal. Meski demikian, pembelian ETF (exchange-traded fund) yang dilakukan Bank of Japan diperkirakan dapat membatasi penurunan angka indeks. Bank sentral Jepang tersebut telah membeli ETF senilai 73,5 miliar yen pada Rabu (14/3/2018) dan Kamis (15/3/2018).

Berbagai saham utama yang mengalami penurunan adalah Fanuc Corporation (-1,6 persen), TDK Corporation (-3,3 persen), dan Tokyo Electron (-1,4 persen). Saham perusahaan listrik juga mengalami penurunan, yaitu saham Kansai Electric Power Company (-2,4 persen) dan saham Chubu Electric Power Company (-1,3 persen).