Indeks Kospi Turun 0,34 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 8,41 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 2.486,08. Volume perdagangan moderat mencapai 357 juta saham senilai 6,26 triliun won atau sekitar US$5,88 miliar, dengan saham yang turun melampau yang naik 502 berbanding 324.

Investor asing melakukan aksi jual untuk pertama kalinya dalam empat sesi perdagangan terakhir untuk melepas saham senilai 129,6 miliar won. Investor institusi juga melakukan aksi jual, melepas saham senilai 141,9 miliar won.

“Para investor dengan seksama memperhatikan atmosfer bank sentral Amerika Serikat yang akan melakukan pertemuan Rabu (21/3/2018) mendatang,” kata Kim Young-Hwan dari KB Research Center, seperti dikutip Yonhap News.

“Seperti yang terjadi di pasar finansial global, Korea Selatan juga bergerak naik turun dalam rentang yang sempit,” jelas Kim.

Federal Reserve AS diperkirakan akan meningkatkan suku bunga pada pertemuan Federal Open Market Committee pekan depan, sesuai dengan rencana peningkatan suku bunga The Fed sebanyak tiga kali tahun ini.

Saham Posco, perusahaan baja terbesar di Negeri Ginseng, anjlok 3,82 persen. Saham Korea Zinc Inc turun 0,82 persena setelah juga terpengaruh pengenaan cukai tinggi terhadap baja dan alumunium impor oleh pemerintah AS.

Saham perusahaan pembuat game NCsoft Corporation dan Netmarble Games Corporation masing-masing merosot 2,83 persen dan 1,01 persen. Saham utama lainnya yang juga melemah dengan signifikan adalah saham Amore Pacific (-1,95 persen) dan LG Household and Health Care (-2,91 persen).

Indeks Kospi tercegah turun lebih jauh berkat reli yang dialami sektor teknologi. Saham Samsung Electronics Company dan SK Hynix masing-masing naik 0,19 persen dan 0,78 persen.

Nilai tukar won Korsel terhadap dolar AS berada di kisaran 1.064,6 won per dolar AS, naik 2,9 won dari sesi sebelumnya.

Bursa saham Asia secara umum diwarnai dengan pelemahan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,7 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 39,40 poin, atau sekitar 0,66 persen, menjadi 5.935,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, Indonesia, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melorot 18,86 poin, atau sekitar 0,57 persen, menjadi 3.291,38. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong mengalami penurunan 166,44 poin, atau sekitar 0,53 persen, menjadi 31.435,01.