Indeks Nikkei Melonjak 1,65 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, melonjak 354,83 poin, atau sekitar 1,65 persen, pada Senin (12/3/2018), menjadi 21.824,03, angka penutupan tertinggi sejak akhir Februari lalu. Sedangkan indeks Topix naik 1,5 persen hari ini, menjadi 1.741,30.

Indeks Nikkei sempat mencapai 21.971,16 setelah pasar merespon data tenaga kerja Amerika Serikat bulan Februari yang membuat berkurangnya kekhawatiran akan inflasi dan terjadinya peningkatan suku bunga Federal Reserve AS secara agresif.

Namun angka indeks kemudian melemah seiring merebaknya kabar bahwa nama Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan istrinya serta Menteri Keuangan Jepang Taro Aso dihilangkan dari dokumen-dokumen penjualan tanah yang kontroversial. Tanah milik negara dijual dengan diskon besar kepada yayasan yang berhubungan dengan Akie, istri Abe.

“Jika kabar tersebut tidak mempengaruhi sentimen pasar, indeks Nikkei mungkin telah melampaui angka 22.000,” kata Yutaka Miura, analis senior teknis Mizuho Securities, seperti dikutip Reuters.

Sektor teknologi menguat dengan saham Tokyo Electron, Sumco, dan Shin-Etsu Chemical masing-masing meningkat 3,1 persen, 2,5 persen, dan 2,3 persen. Saham Nikon Corporation dan Canon Inc masing-masing naik 1,5 persen dan 2 persen.

Saham perusahaan-perusahaan yang berorientasi ekspor juga mengalami peningkatan setelah dolar AS menguat 0,56 persen terhadap yen Jepang menjadi 106,81 yen per dolar AS. Saham Panasonic Corporation melonjak 2,7 persen dan saham Nissan Motor Company menanjak 1,7 persen.