Indeks Kospi Meningkat 1 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 24,67 poin, atau sekitar 1 persen, pada Senin (12/3/2018) menjadi 2.484,12, angka penutupan tertinggi sejak awal Februari lalu. Volume perdagangan moderat mencapai 384,4 juta saham senilai 6,46 triliun won, atau sekitar US$6,06 miliar, dengan saham yang naik melebihi yang turun 654 berbanding 176.

Penguatan yang terjadi dipicu meredanya ketegangan geopolitik di Semenanjung Korea setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump direncanakan akan bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un Mei mendatang.

“Setelah ketegangan militer AS-Korut yang dimulai musim panas lalu mencapai titik balik, para pelaku pasar menanggapi hal tersebut dengan positif,” kata Yoon Young-Kyo, analis Cape Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

“Dalam perspektif jangka panjang, membaiknya hubungan Washington-Pyongyang membantu mereduksi undervaluation pasar saham Korea,” jelas Yoon.

Investor asing dan institusi memimpin aksi beli yang berlangsung, masing-masing meraup saham senilai 197,7 miliar won dan 96,8 miliar won. Sedangkan investor individu melepas saham senilai 291,7 miliar won.

Saham LG Electronics dan SK Hynix masing-masing meningkat 0,46 persen dan 1,92 persen. Saham Samsung Electronics relatif tak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya. Saham Korea Electric Power Corporation naik 1,85 persen dan saham POSCO melambung 2,32 persen.

Sektor perbankan juga mengalami penguatan, dengan saham Hana Financial Group memimpin peningkatan dengan lonjakan 4,78 persen. Saham Shinhan Financial Group menanjak 1,66 persen.

Nilai tukar won Korsel terhadap dolar AS naik 4,6 won menjadi 1.065,2 won per dolar AS, nilai tukar tertinggi sejak akhir Januari lalu.

Bursa saham Asia secara umum menguat hari ini dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 32,90 poin, atau sekitar 0,55 persen, menjadi 5.996,10. Bursa saham Asia Tenggara diwarnai pergerakan positif, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 19,53 poin, atau sekitar 0,59 persen, menjadi 3.326,70. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 598,12 poin, atau sekitar 1,93 persen, menjadi 31.594,33.