Perkuat Digital Banking, BBTN Gelar Mortgtech Hackathon

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) tengah memperkuat  bisnis digital banking dengan menggelar BTN Mortgtech (mortgage technology) Hackathon.

BTN Mortgtech Hackathon merupakan ajang kompetisi pengembangan aplikasi dan digelar untuk mencari bakat-bakat mumpuni dalam pengembangan teknologi informasi (Information and Technology/IT) di bidang keuangan (financial) dan perumahan (mortgage).

Direktur Utama Bank BBTN, Maryono mengatakan, pihaknya akan terus bertransformasi dengan mengembangkan teknologi baru, Melalui ajang BTN Mortgtech diharapkan dapat menjawab tantangan perkembangan teknologi yang semakin cepat terutama dalam bidang KPR.

"Melalui BTN Mortgtech, kami berupaya menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia khususnya generasi muda akan perumahan sekaligus memberikan peluang bagi para anak muda berbakat di Indonesia untuk mengeksplorasi talentanya. Kami optimistis akan ada inovasi-inovasi yang mampu menjawab kebutuhan generasi muda dan selaras dengan visi BTN terutama dalam rangka mendukung Program Satu Juta Rumah," tutur Maryono di Jakarta, Senin (19/2/2018).

Lebih lanjut Maryono menjelaskan, ajang BTN Mortgtech akan mencakup dua acara utama, yakni meetup roadshow dan hackathon. Meetup Roadshow akan digelar di tiga kota yakni Jakarta pada 27 Februari 2018, Malang pada 6 Maret 2018, dan Yogyakarta pada 8 Maret 2018.

Dalam kegiatan tersebut, akan dilakukan pertemuan langsung dengan para developer lokal di Indonesia.

Kemudian pada hackathon bertajuk BTN Mortgtech, para finalis terpilih akan mengikuti hackathon dengan tema Mortgage Technology Pertama. Acara puncak tersebut akan digelar di Jakarta pada tanggal 24-25 Maret 2018.

Sementara bagi yang berminat untuk mengikuti kompetisi ini, dapat mendaftar melalui kanal website btnhackathon.id. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 15 Februari 2018 hingga 17 Maret 2018.

"Dalam kompetisi ini, Bank BTN juga menyiapkan total hadiah mencapai Rp200 juta hingga kesempatan ke Silicon Valley," ujar Maryono.

Sementara itu, lini bisnis digital banking BBTN mencatatkan pertumbuhan nilai transaksi melalui jaringan sms atau mobile banking dan internet banking perseroan.

Per Desember 2017, nilai transaksi menggunakan layanan sms atau mobile banking Bank BTN tercatat melonjak 59,23% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Lewat jaringan internet banking Bank BTN pun terekam nilai transaksi melonjak mencapai 108,47% yoy per Desember 2018. Dengan kinerja tersebut, Per Desember 2017, emiten bersandi saham BBTN ini mencatatkan pertumbuhan fee based income (FBI) dari digital banking mencapai sekitar Rp102,4 miliar atau naik 26,8% yoy dari Rp80,76 miliar di bulan yang sama tahun sebelumnya.