Indeks Hang Seng Melemah Usai Libur Imlek

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah pada Selasa (20/2/2018), usai libur Tahun Baru Imlek 2018 yang berlangsung sejak Jumat (16/2/2018) lalu. Angka indeks mengalami penurunan 241,80 poin, atau sekitar 0,78 persen, menjadi 30.873,63.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Hang Seng China Enterprises yang mencakup saham perusahaan-perusahaan Tiongkok yang diperdagangkan di Hong Kong anjlok 138,64 poin, atau sekitar 1,11 persen, menjadi 12.396,87. Sub indeks energi, finansial, dan properti masing-masing turun 0,7 persen, 1,63 persen, dan 0,21 persen. Sedangkan sub indeks teknologi meningkat 0,16 persen.

Sekitar 2,10 miliar saham ditransaksikan hari ini, hanya 67,6 persen dari rataan bergerak 30 hari terakhir sebesar 3,10 miliar saham per hari.

Saham HSBC yang ditransaksikan di Bursa Efek Hong Kong anjlok 3,11 persen, memimpin penurunan yang terjadi. Jatuhnya saham HSBC terjadi setelah bank pemberi pinjaman terbesar di Eropa berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut melaporkan peningkatan laba tahunan sebelum pajak yang tak mencapai ekspektasi. HSBC menyebutkan memiliki rencana untuk mengumpulkan US$7 miliar dalam empat bulan ke depan untuk memperkuat permodalan.

Saham lainnya yang juga mengalami penurunan signifikan adalah saham China Merchants Bank Co Ltd (-2,91 persen), CITIC Securities Co Ltd (-2,07 persen), dan Bank of China (-2,05 persen).

Sedangkan saham yang mengalami penguatan signifikan adalah saham Guangzhou Automobile Group Co Ltd (3,79 persen), Zhuzhou CRRC Times Electric Co Ltd (1,78 persen), dan Anhui Conch Cement (1,67 persen).

Bursa saham Asia secara keseluruhan melemah hari ini, terpengaruh merosotnya pasar modal Eropa pada Senin (19/2/2018) setelah para investor melakukan penjualan memanfaatkan tingginya harga saham setelah terjadi penguatan tiga sesi beruntun sebelumnya. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun tipis 0,70 poin menjadi 5.940,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Filipina, Indonesia, dan Malaysia melemah, sedangkan di Thailand menguat. Bursa Vietnam masih libur perayaan Tet.