Harga SUN Diproyeksi Kembali Berpeluang Mengalami Penurunan Seiring Meningkatnya Persepsi Risiko

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Pada perdagangan hari ini, Kamis (06/12/2018), diperkirakan harga Surat Utang Negara (SUN) kembali berpeluang untuk mengalami penurunan, seiring meningkatnya persepsi risiko, yang tercermin pada kenaikan angka Credit Default Swap (CDS).

Demikian diungkapkan analis fixed income MNC Securities, I Made Adi Saputra dalam riset yang dirilis Kamis (06/12/2018).

“Selain itu, koreksi yang terjadi pada pasar saham global kami perkirakan akan berdampak terhadap pasar keuangan domestik termasuk pada pasar Surat Berharga Negara. Adapun pelaku pasar masih akan mencermati perkembangan angka cadangan devisa bulan November 2018 yang akan disampaikan oleh Bank indonesia pada hari Jum'at, 7 Desember 2018,” terang I Made.

Rekomendasi :

Dengan masih terbukanya peluang koreksi harga, maka kami menyarankan kepada investor untuk tetap mencermati pergerakan harga Surat Utang Negara di pasar sekunder.

Arah pergerakan nilai tukar Rupiah masih akan menjadi faktor yang mempengaruhi pergerakan harga Surat Utang Negara di pasar sekunder.

Bagi investor dengan horizon investasi jangka panjang seperti dana pensiun dan asuransi jiwa, kami menyarankan strategi pembelian secara bertahap apabila harga Surat Utang Negara kembali mengalami penurunan pada hari ini, Kamis (06/12/2018) dengan pilihan pada seri Surat Utang negara yang memiliki tingkat imbal hasil yang cukup tinggi dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan seri lainnya dengan tenor yang sama, yaitu : FR0070, FR0056, FR0058, FR0074, FR0068 dan FR0067.

Selain itu, PT Pemeringkat Efek Indonesia mempertahankan peringkat PT Ricobana Abadi pada peringkat idBBB-.