ANALIS MARKET (06/12/2018) : IHSG Diproyeksi Bergerak Mixed dengan Kecenderungan Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  Riset harian OSO Securities menyebutkan, pada perdagangan kemarin (05/12), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 0,32% ke level 6,133.12. Tujuh dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori negatif, dimana sektor Aneka Industri dan Properti memimpin pelemahan masing-masing sebesar 1,71% dan 0,78%. Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: BBRI, ASII, BMRI, UNVR, ACES 

Lebih lanjut, analis OSO Securities menyebutkan, penurunan yang terjadi pada indeks seiring dengan pergerakan bursa saham global yang ditutup dalam teritori negatif. Hal ini dipicu kekhawatiran para pelaku pasar terhadap perjanjian perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, dimana Presiden AS Donald Trump mengatakan akan kembali memberlakukan tarif impor kepada China jika tidak ada kesepakatan diantara keduanya. 
Sementara itu, dari dalam negeri para pelaku pasar nampaknya masih akan menantikan rilisnya data Cadangan Devisa bulan ini pada akhir pekan nanti. 
Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (Netsell) sebesar Rp 709 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,78% ke level 14,403 

Adapun secara teknikal analis, IHSG ditutup melemah sebesar 0.3% ke level 6,133. IHSG ditutup candle bullish dengan indikator Stochastic di rasio 81%, MACD histogram bergerak turun dengan volume turun.

Sementara itu, Bursa saham Wall Street libur hari Rabu untuk menghormati pemakaman mantan Presiden AS George HW Bush. 

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, kami perkirakan IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan melemah, dengan pergerakan di kisaran 6,060 - 6,157,” sebut analis OSO Securities, dalam riset yang dirilis Kamis (06/12/2018).