Indeks Kospi Merosot 0,62 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 13,04 poin, atau sekitar 0,62 persen, pada Rabu (5/12/2018), menjadi 2.101,31. Volume perdagangan mencapai 484,1 juta saham senilai 4,66 triliun won atau sekitar US$4,18 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 510 berbanding 323.

Investor asing menjual saham senilai 197 miliar won, sedangkan investor institusi dan individu masing-masing membeli saham senilai 93,1 miliar won dan 81,3 miliar won.

“Pelemahan yang berlangsung di Wall Street berpengaruh terhadap pergerakan saham yang termasuk dalam indeks Kospi,” jelas Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities Company, seperti dikutip Yonhap News.

“Selain itu, kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya resesi mencuat setelah imbal hasil obligasi jangka panjang Amerika Serikat berada di level yang lebih rendah dari imbal hasil jangka pendek,” ungkap Seo.  

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 1,66 persen dan 1,16 persen. Saham perusahaan yang bergerak di bidang industri kimia juga anjlok, dengan saham LG Chem dan Kumho Petro Chemical masing-masing turun 1,12 persen dan 3,43 persen.

Saham Kolon Corporation, perusahaan induk Kolon Industries Inc, terjun 3,94 persen setelah chairman perusahan yang bergerak di bidang industri kimia dan tekstil tersebut dituduh melakukan penggelapan pajak.

Saham perusahaan otomotif berakhir mixed. Saham Hyundai motor tak berubah dari sesi sebelumnya, sedangkan saham Kia Motors naik 0,49 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 8,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.114,1 won per dolar AS.

Bursa saham Asia secara umum berada dalam tekanan kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya resesi. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang anjlok 1,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 44,70 poin, atau sekitar 0,78 persen, menjadi 5.668,40. Bursa saham Asia Tenggara diliputi sentimen negatif, termasuk juga di Indonesia. Bursa Thailand tutup hari ini sehubungan libur perayaan hari ulang tahun Raja Bhumibol Adulyadej yang telah mangkat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 16,15 poin, atau sekitar 0,61 persen, menjadi 2.649,81. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 440,76 poin, atau sekitar 1,62 persen, menjadi 26.819,68.