Tencent Music Ajukan IPO di AS

foto: istimewa

Pasardana.id - Tencent Music Entertainment, platform musik online terkemuka di Tiongkok, telah mengajukan IPO (initial public offering) kepada US Securities and Exchange Commission pada Senin (3/12/2018).

Seperti diwartakan Xinhua, Tencent Music berencana untuk mengumpulkan dana sebesar US$1,07 sampai US$1,23 miliar, atau sekitar Rp15 sampai 17 triliun, dari IPO yang dilakukan di Bursa Efek New York, Amerika Serikat.

Tencent Music akan menjual sekitar 82 juta ADS (American depository shares). Setiap ADS, dengan harga antara US$13 sampai US$15, merepresentasikan dua Class A saham biasa Tencent Music.

Bank of America, Deutsche Bank, Goldman Sachs, JPMorgan, dan Morgan Stanley menjadi sponsor utama IPO Tencent Music di AS.

IPO tersebut akan menjadi yang terbesar dilakukan sebuah perusahaan asal Tiongkok di AS tahun ini, setelah platform video streaming iQiyi dan perusahaan e-commerce Pinduoduo.

Tencent Music merupakan pemilik aplikasi streaming QQ Music, Kugou, Kuwo, dan aplikasi karaoke WeSing, dengan total pengguna aktif bulanan mencapai 800 juta pengguna pada kuartal III 2018.

Tencent Music meraih laba sebesar US$394 juta dalam periode sembilan bulan pertama tahun ini, jauh meningkat dari perolehan US$114 juta dalam periode yang sama tahun lalu.